TENTANG JENTERA

Tentang Jentera

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera adalah sekolah tinggi dan lembaga pelatihan hukum yang didirikan pada 2011 oleh Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan (YSHK). YSHK memfokuskan diri pada pembaruan hukum melalui studi atau penelitian dan advokasi hukum. Dengan berbekal pengetahuan, hasil penelitian, database, jaringan, pengalaman, serta niat mendorong tradisi baru pendidikan hukum yang telah terhimpun sejak 1998, YSHK menyadari bahwa pendidikan hukum yang berkualitas merupakan salah satu kunci untuk transformasi Indonesia baru yang demokratis, berkeadilan, dan sejahtera dengan hukum sebagai medium penggeraknya. Ide itu disambut antusias oleh berbagai kalangan yang memberi perhatian terhadap dinamika dunia hukum. Pihak-pihak yang berkomitmen untuk bergabung membangun sekolah ini antara lain Marsilam Simanjuntak, Mardjono Reksodipoetro, Erman Rajaguguk, Arief T. Surowidjojo, Ahmad Fikri Assegaf, dan Ery Riyana Hard japamekas.

 

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera bercita-cita menciptakan lingkungan dan budaya akademis yang membangkitkan semangat dan menantang siswa, juga pengajar. Dengan demikian, mereka selalu mengembangkan ilmu yang didapat serta berkreasi dan berkontribusi pada dunia hukum Indonesia, serta melakukannya sebagai warga dunia. Maka itu, lulusan yang diharapkan adalah lulusan yang mampu menggulirkan pembaruan hukum yang dinamis di ruang-ruang kerjanya, di jejaring profesinya, seiring tantangan zaman yang terus-menerus berubah.

 

Sekolah ini telah melakukan berbagai pelatihan atau kursus kepada legislator, advokat, dan in-house counsels—baik dari institusi pemerintah maupun swasta, firma hukum, aktivis sosial, dosen, pun mahasiswa. Pelatihan atau kursus yang diadakan terkait dengan berbagai subjek dan bidang konsentrasi yang aktual serta perlu direnung-ulang. Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera mengadakan 12 pelatihan rutin dan ada telah menyelenggarakan 4 jenis tailor-made training—dan terus bertambah. Pesertanya berasal dari berbagai latar belakang, yaitu anggota DPR RI, DPRD RI, DPD RI, lembaga-lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, komisi Negara, dan swasta.

 

Ringkasnya, Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dimaksudkan menjadi ruang bertemu yang inspiratif untuk berbagi pengetahuan, ide, gagasan, dan pengalaman antara mahasiswa, akademisi, komunitas hukum, dan juga komunitas lain, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan bidang hukum. Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera percaya bahwa dalam arus dunia yang bergerak cepat ini, tuntutan dan tantangan untuk berkolaborasi dan berkontribusi untuk kemaslahatan negeri menjadi semakin tinggi. Sekolah ini mengundang siapa pun yang percaya pada hal yang serupa untuk bersama-sama menyambutnya dengan suka cita.

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum

Mari bergabung dengan kami, Daftarkan dirimu sekarang!

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) Pelatihan Dasar I

PENDIDIKAN PROFESI KONSULTAN HUKUM PASAR MODAL: DASAR 1 (BATCH I) Indonesia Jentera School of Law […]

Pelatihan Penyediaan Lapangan Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas

Dari Charity Base ke Right Base dalam Cipta Lapangan Kerja bagi Penyandang Disabilitas “Dining in […]

Buka Pintu – PEKAN: Kekerasan di Dunia Siber dalam Pergaulan

“HAHAHAHA, meme gue nyebar, ya? Biarin, ah. Ya, semoga menghibur aja, sih… Dear future kids, […]

Media Sosial Hanya Teknologi, Relasi Sosiallah yang Esensial

Media Sosial Hanya Teknologi, Relasi Sosiallah yang Esensial Media sosial mempunyai wajah ganda. Di satu […]

Kunjungan DDTC: Kepastian Hukum dalam Pungutan Pajak

Kunjungan DDTC: Kepastian Hukum dalam Pungutan Pajak “Penerimaan pajak di Indonesia yang masih rendah. Dari […]

STH Indonesia Jentera dan hukumonline.com Sarapan Seru bersama ROTI TAHU (Ronal-Teman Iwan-Tanya Hukum)

STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Hukumonline.com diajak ngobrol dalam Sarapan Seru, program pagi 101Jak […]

Kunjungan MK: Konstitusi Membutuhkan Legitimasi Zaman

Kunjungan MK: Konstitusi Membutuhkan Legitimasi Zaman Kunjungan merupakan salah satu metode belajar yang digunakan di […]

Kelas Pengantar HAM: Keselarasan antara Ide dan Tindakan

Kelas Pengantar HAM: Keselarasan antara Ide dan Tindakan “Apa saja harapan dan ketakutan kalian?” Pertanyaan […]